From Kabar

Jalan Sunyi Menturo-Bojonegoro

Kegembiraan dan kemeriahan Padhangmbulan tidak hanya dirasakan oleh jamaah yang hadir. Rangkaian sajian dari adik-adik dan ibu-ibu yang memainkan terbangan dan shalawatan pada awal acara, personel Letto dan KiaiKanjeng yang berkolaborasi, serta Cak Nun dan Cak Fuad beserta para narasumber yang berada diatas panggung menyuguhkan kegembiraan dan suasan khidmat hingga akhir acara. Peristiwa percintaan yang sepertinya berat untuk ditinggalkan oleh ribuan jamaah yang hadir di Padhangmbulan malam hingga pagi tadi. Kerinduan pun tiba-tiba menyerbu, padahal baru sesaat berpisah sementara waktu usai bertemu.

Logo 16 Tahun Kenduri Cinta

Kenduri Cinta selalu mengeluarkan logo dihari jadinya, seperti pada usianya di 16 tahun ini. Konsep logo 16 tahun Kenduri Cinta kali ini, menekankan bahwa selama ini, Jamaah Maiyah bersama-sama selama 16 Tahun melingkar, menekun, menajamkan rasa dan pikiran, mengolah nilai menjadi kemuliaan serta mengutuhkan persaudaraan. Semangat kebersamaan ini yang terus terjaga selama 16 tahun merupakan satu wujud kesyukuran yang patut juga kita tularkan kepada simpul-simpul Maiyah yang tersebar di beberapa daerah dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Semangat ini yang menjadi refleksi kemurnian Maiyah saat ini.

#63TahunCakNun

Jumat tanggal 27 Mei 2016, netizen yang sudah akrab di media social twitter mungkin merasa aneh ketika mengintip salah satu ruang di tampilan twitter mereka. Jika biasanya di daftar trending topic yang muncul itu nama artis, sebuah peristiwa atau isu politik yang hangat, atau sebuah tagar yang berbayar. Tapi tidak demikian dengan yang terjadi pagi ini. Tagar #63TahunCakNun sukses menyelinap di antara topik-topik lainnya yang saat ini menjadi perbincangan di twitter cukup menjadi bukti bahwa Cak Nun memiliki tempat khusus. Hal ini menjadi salah satu bukti bahwa apa yang dilakukan Cak Nun meninggalkan bekas yang mendalam dalam hati mereka.

Innalillaahi wa inna Ilaihi Rooji’uun…. Ibu Dewi Islamiyanto

Keluarga besar Maiyah Nusantara hari ini kembali berduka. Ibu Dewi Islami, istri salah satu vokalis Gamelan KiaiKanjeng, Islamiyanto, pagi ini dipanggil oleh Allah SWT dalam keadaan hamil dan menunggu saat-saat melahirkan. Kabar duka tersebut datang pagi ini, dan mengejutkan semuanya. Begitulah Allah merahasiakan kapan akan datangnya kematian.

Sinau Cak Nun dan KiaiKanjeng ; Peresmian Perpustakaan Daerah Yogyakarta

Perpustakaan itu tempat sunyi, bukan pasar, bukan tempat yak-yakan. Sunyi yang dimaksud adalah kontemplasi. Pulang dari perpustakaan orang akan melakukan ekspresi. Saya berharap Perpustakaan DIY ini mampu memberikan perubahan-perubahan mindset, memberikan kreativitas dan strategi kebudayaan, menciptakan hijrahnya nilai-nilai, dan bahkan dapat mengilhami policy-policy yang benar

Sinau bareng Cak Nun dan KiaiKanjeng di Balai Desa Selopamioro, Yogyakarta.

‎Integritas atau intelektual adalah ketersambungan satu sama lain. Kebersatuan atau nyawiji. Dan itu berlaku untuk semua hal. Pelajaran hidupnya adalah jelas: jangan suka nyuwil-nyuwil. Mempelajari apa saja harus terkait dengan yang lainnya. Gambaran integritas itu seperti tak bisa dipisahkannya antara gula dengan manisnya, laut dengan ombaknya atau wanita dengan cantiknya.

Silaturahmi Nasional II Penggiat Maiyah

Maiyah merupakan sebuah keberkahan bagi Nusantara, meskipun Nusantara tidak menyadarinya, tetapi hal itu bukan kemudian mengecilkan hati para pelaku Maiyah, justru para pelaku Maiyah harus semakin bergembira dalam meneguhkan diri untuk terus setia menanam dan menanam.

Menikmati Realitas Walakinnalaha Roma Di New York

Situasi Indonesia saat ini diibaratkan Cak Nun dengan: fainna ma’a-l-‘usri yusro, bahwa sesungguhnya dalam setiap kesulitan selalu ada bersamanya kemudahan. Ada solusi yang lahir di setiap kesulitan yang kita hadapi. Akal yang dianugerahkan kepada manusia itulah, dengannya kita mencari kemudahan yang terdapat dalam setiap kesulitan.

Konjen RI Di NewYork Simak Problem Solving Dari Cak Nun

Terkait persoalan perebutan pengelolaan masjid, Cak Nun menawarkan solusi yaitu dibuat sebuah piagam berisi perjanjian, lalu diurus legal ke salah satu notaris setempat. Piagam tersebut merupakan sebuah naskah yang isinya berupa prinsip-prinsip atau perjanjian yang dilembagakan, semacam pasal-pasal semi hukum tetapi berkekuatan hukum yang dirumuskan bersama-sama.