IKHTILAF ZAMAN

Cak Nun menyampaikan bahwa Allah itu Maha Mengabarkan. “Siapa yang memberimu kabar agar engkau datang ke Kenduri Cinta? Siapa yang menyalurkan energi dan gelombang kerinduan itu ke dalam hatimu? Tentu saja Allah”, tegas Cak Nun. Apa yang terjadi di alam semesta ini seluruhnya di bawah kendali Allah Swt, tidak ada satupun yang luput dari Al- Khobiir. Maka dalam salah satu kalimat wirid tadi Cak Nun menyematkan; Wa kafaa billahi khobiiro.

Artikel sebelumnya

Mukadimah: BANGSA BRAHMANA

Sebagai sebuah bangsa yang besar, pemimpin negara adalah putra terbaik bangsa yang terpilih untuk mengurusi rumah tangga bangsa. Adanya sudah semestinya, tidak perlu bersolek dia sudah berwibawa. Tidak perlu pura-pura garang, dia pembawaannya memang berkarisma. Di kancah internasional, di antara negara-negara tetangga, keberadaannya dinantikan sebagai peran utama. Hadirnya mendamaikan mencerminkan besar bangsa yang telah melahirkannya. Bangsa yang memangku peradaban bumi, bangsa yang berkuasa tapi kekuasaannya bukan untuk menindas.

Mukadimah: KALIBRASI SYUKUR

Rasa syukur bukan tergantung pada seberapa banyak rezeki yang diterima. Tidak jarang ketika rezeki melimpah justru melalaikan untuk bersyukur. Sebaliknya, tidak jarang rezeki yang pas-pasan justru senantiasa memupuk rasa syukur. Ada juga orang yang ketika usahanya gagal baru dia bisa bersyukur, tinggal bagaimana orang itu menyikapi kegagalan yang sedang dialaminya. Karena bisa jadi, dari kegagalan itu dapat diambil pelajaran.

Mukadimah: KENDURI APA KALAU BUKAN CINTA?

Begitu pula dengan Kenduri Cinta. Forum diskusi ini lahir atas keresahan saat cinta tak lagi mengejawantah dan tak lagi terasa. Forum yang pada awalnya hanya dihadiri segelintir orang, lalu berkembang menjadi puluhan, ratusan dan kini ribuan orang yang hadir. Seperti halnya nama forum ini; Kenduri Cinta, cinta bukan hanya menjadi brand dari forum ini, melainkan menjadi sebuah spirit yang melandasi terselenggaranya forum ini.

Mukadimah: KABAR ESOK HARI

Dalam konteks keimanan kita kepada Allah swt, terdapat entitas yang kita sebut dengan husnudhon. Dengan bekal berbaik sangka itulah, kita meyakini bahwa Allah akan menyiapkan masa depan yang indah untuk kita. Mungkin hari-hari yang kita jalani tidak selalu berjalan dengan mulus, ada hambatan, ada rintangan, ada ujian, ada cobaan, ada kebahagiaan, ada kesedihan, ada kegembiraan dan seterusnya. Tetapi dengan husnudhon kita merasa aman, bahwa kelak ada hari yang indah, yang akan kita capai.

KENDURI CINTA CALL! MLUNGSUNGI JAKARTA, MEI 2022

Naskah Mlungsungi ini sangat berbeda secara mencolok dari naskah yang ditulis Cak Nun pada teater-teater sebelumnya. Baik dari sisi kesusastraan maupun sebagai reportoar teater. Bahkan, jika dibandingkan dengan naskah teater apapun dari dalam maupun luar negeri. Naskah Mlungsungi ini adalah naskah yang benar-benar baru. Inilah yang menjadi kekuatan sekaligus keistimewaan dari Mlungsungi ini.

Mukadimah: IKHTILAF ZAMAN

Kita akan mengalami momentum-momentum pergantian zaman. Perubahan, pembalikan, kontradiksi terbalik atau semacam perpecahan menjadi penyatuan dan penyatuan menjadi perpecahan. Kita melihat fenomena itu hari ini. Faktanya, tidak ada satupun orang yang mampu menyangga kebenaran yang diyakini dalam waktu yang lama. Ada saat dimana kebenaran yang sebelumnya ia pegang teguh ia tinggalkan begitu saja karena alasan-alasan yang lebih masuk akal.