By Redaksi Kenduri Cinta

Kenduri Puisi Dalam Ijazah Maiyah

Ditekankan oleh Cak Nun, Ijazah Maiyah tidak hanya dikhususkan oleh orang-orang yang besar, tokoh terkemuka atau orang yang terkenal. Tidak. Ijazah Maiyah diperuntukan kepada siapapun saja, manusia-manusia murni yang penuh dengan keteladanan untuk menjadi insan kamil, menjadi manusia yang sejati. Di tengah arus besar globalisasi asfala safilin sosok tiga pujangga itu menjadi teladan Ahsanu Taqwim sebagaimana yang Allah maksudkan.

Mukadimah: PRESIDEN SEJATI, PUJANGGA ABADI

Maiyah menemukan 5 prinsip nilai yang patut untuk dimiliki oleh manusia untuk tetap menjaga kesejatian dirinya. Ke-5 prinsip nilai itu adalah; Kebenaran, Kesungguhan, Otentisitas, Kesetiaan dan Keikhlasan. Manusia yang mampu menjaga integritasnya untuk tetap berpegang teguh pada 5 nilai tersebut adalah manusia-manusia yang layak diteladani. Tidak, mereka bukan tokoh besar, mereka bukan  orang hebat, mereka adalah manusia yang memang telah memerankan jati dirinya sebagaimana yang Allah kehendaki terhadap mereka. Maka, siapapun saja yang mampu menjaga keutuhan 5 nilai tersebut di dalam dirinya adalah manusia-manusia yang layak untuk diberi penghormatan berupa Ijazah Maiyah.

Literasi Utama

TANAH AIR ALLAH

Kenduri Cinta mengajarkan kesabaran dan kelegaan hati. Kenduri Cinta tetap menjadi rumah bagi semua orang, menampung siapa saja, saling menjaga dan saling mengamankan. Kenduri Cinta dan Maiyah harus terus berjalan, karena manfaat bagi pribadi maupun lingkungan sangat terasa, membangun mental, meneguhkan hati, menjernihkan pikiran, menjadi pribadi manusia yang sesungguhnya yang bisa menghargai manusia yang lainnya.

19 Tahun Sedekah Maiyah Kenduri Cinta Untuk Indonesia

Kenapa kita bertahan di Maiyahan? Setiap bulan, kita datang ke forum seperti Kenduri Cinta ini, tanpa ada kepastian kita mendapatkan sesuatu berupa materi. Apa yang membuat kita betah di Maiyahan? Apakah karena sosok Emha Ainun Nadjib? Bisa saja demikian. Pemikiran Cak Nun memang menjadi fondasi utama yang kuat di Maiyahan, tetapi tidak hanya itu saja. Bagaimana Cak Nun menanamkan nilai-nilai kedaulatan dan kemandirian kepada kita.

Mukadimah: TANAH AIR ALLAH

Pada inti kesadaran bahwa manusia berasal dari tanah, dan segala sesuatu yang ada di alam semesta ini merupakan berasal dari diri Allah, maka pada kesadaran yang sama kita memiliki kepekaan pada hakikat bahwa kita juga berasal dari Allah. Maka sesungguhnya seluruh alam semesta ini adalah milik Allah, karena segala sesuatu yang ada berasal dari cipratan cahaya Allah itu sendiri.

DOSA KEJUJURAN

Presiden hanya salah satu onderdil, salah satu part dari sistem, sebuah negara. Ditegaskan oleh Cak Nun, salah satu tujuan Cak Nun menemani kita di maiyahan adalah dalam rangka mempersiapkan part-part yang lain, agar melengkapi kelengkapan onderdil yang sudah ada. Harapannya, kelak Indonesia menjadi lebih baik pada saat generasi hari ini, yang terlibat di maiyahan, ikut mengelola Indonesia. Karena sebuah kesebelasan tidak hanya tergantung pada siapa pelatihnya, atau kaptennya, melainkan adalah bagaimana teamwork berjalan atau tidak.

Kenduri Cinta, Menanam Benih Manusia Indonesia Baru

Cak Nun menjelaskan bahwa manusia dalam satu detik hanya mampu merekam 40 frame peristiwa. Sementara dalam alam bawah sadarnya terdapat sekitar 1,2 juta frame yang sudah terekam. Setiap keputusan hidup manusia lebih banyak dipengaruhi oleh 1,2 juta frame di alam bawah sadar. Manusia sangat jarang menggunakan akal untuk mengkonfirmasi setiap keputusan akalnya yang muncul secara spontan. Setiap pertanyaan tentang apapun akan dijawab spontan berdasarkan data yang tersedia di alam bawah sadar manusia. “Maka Anda jangan mengandalakan ilmu, dalam konteks bahwa Anda dikuasai secara terus menerus oleh alam bawah sadar Anda”, ungkap Cak Nun.

“DOSA KEJUJURAN”

Kali ini, kita mencoba mundur satu langkah, menyelami makna kejujuran. Apa sebenarnya maksud dari kata jujur, atau kejujuran. Ada yang memiliki pendapat bahwa kejujuran adalah kesesuaian sikap antara perkataan dan perbuatan. Ada juga yang memiliki pendapat bahwa kejujuran adalah menyampaikan informasi sesuai dengan fakta yang sebenarnya. Jika A maka sampaikanlah A, jika B maka sampaikanlah B. Orang Islam sudah tidak asing lagi mendengar ungkapan Quli-l-haqqo walau kaana murron, katakanlah yang benar (jujur) meskipun itu pahit.

AL-BIRR

“Allah membuat surga karena mencintamu. Allah membuat neraka juga karena Allah mencintaimu,” kata Cak Nun. “Allah menciptakan neraka supaya manusia kembali pada titik keseimbangan. Apapun yang memang baik untuk Indonesia, kita istiqomahkan untuk terus kita kerjakan. Berhasil atau tidak berhasil, bukan urusan kita. Urusan kita adalah bahwa kita tidak pernah berhenti untuk berjuang sampai kapan pun,” tegas Cak Nun.

Mukadimah: AL-BIRR

Terhadap yang sedang dihadapi bangsa ini tidak cukup hanya di-khusnuzon-i bahwa retaknya persaudaraan, perpecahan, pertentangan, pertarungan bahkan perkelahian fisik terjadi hanya karena antara kebaikan dan kebaikan berbenturan karena perbedaan orientasi politik semata. Lelah dirasakan oleh masyarakat, dipaksa mengikuti ritual demokrasi dengan tontonan permusuhan, perdebatan dan kemarahan. Dan kita telah menyadari bahwa pecahnya tali persaudaraan bangsa Indonesia hari ini adalah ongkos mahal yang harus kita bayar untuk merayakan pesta demokrasi lima tahunan.