Feodalisme yang Mendidik, Egaliterisme yang Membebaskan
“Ilmu tanpa adab ibarat api tanpa cahaya.” BEGITU petuah lama yang sering kita dengar sebagai masyarakat awam. Kalimat ini sederhana, tetapi...
Read moreDetails“Ilmu tanpa adab ibarat api tanpa cahaya.” BEGITU petuah lama yang sering kita dengar sebagai masyarakat awam. Kalimat ini sederhana, tetapi...
Read moreDetailsADA SESUATU yang ganjil dari cara bangsa ini mendidik dirinya sendiri. Di atas kertas, kita bicara tentang kemerdekaan belajar, tentang inovasi,...
Read moreDetailsPESANTREN adalah warisan agung Islam Nusantara. Ia bukan sekadar lembaga pendidikan, tetapi ruang spiritual yang membentuk karakter, membangun kesadaran sosial, dan...
Read moreDetailsSETIAP kali kita mendengar kata gratis, selalu ada gema yang menipu di baliknya. Seolah-olah alam masih murah hati, padahal setiap tetes...
Read moreDetailsBUKAN gemuruh petir atau guntur, tapi gemuruh dari beton dan besi yang menyerah. Sebuah gedung runtuh. Puluhan nyawa melayang. Laporan investigasi...
Read moreDetailsDI TEPI Sungai Tunca, Kota Edirne, Turki terdapat makam seseorang bernama Yahya Baba dari abad ke-15. Gelarnya Aşçı yang berarti koki....
Read moreDetailsDELAPAN PULUH tahun lalu, kabar kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 tidak serta-merta terdengar di seluruh penjuru nusantara. Di Sumatra, misalnya,...
Read moreDetailsDI TENGAH hiruk-pikuk pembangunan, bangsa ini tampak bergegas menuju masa depan yang belum ia pahami. Indonesia Emas 2045 menjadi mantra yang...
Read moreDetailsDI ANTARA kabut pagi yang menggantung di atas Cawang dan denting baja yang memantul dari dinding kaca, sebuah kereta meluncur. Namanya...
Read moreDetailsDALAM sejarah panjang bangsa ini, kita sering terjebak dalam ilusi bahwa kemerdekaan sudah tuntas hanya karena proklamasi 1945. Padahal, setiap zaman...
Read moreDetails