Sadar, Menyadari, Bernurani
JAM DELAPAN PAGI, udara pendingin ruangan bercampur samar dengan aroma kopi pertama yang diseduh di pantry. Kantor belum sepenuhnya memulai aktivitas,...
Read moreDetailsJAM DELAPAN PAGI, udara pendingin ruangan bercampur samar dengan aroma kopi pertama yang diseduh di pantry. Kantor belum sepenuhnya memulai aktivitas,...
Read moreDetailsISLAM bukan sekadar sistem kepercayaan yang terkurung dalam ruang ibadah dan ritual privat. Ia adalah din, sebuah pandangan hidup yang menyeluruh,...
Read moreDetailsPARADIGMA tentang guru dan keguruan tengah mengalami turbulensi semantik dan epistemologis dalam arus deras modernitas, memicu sebuah pertanyaan eksistensial: Siapa guru...
Read moreDetailsSore ini, saya melihat sebuah buku berjudul Think Remarkable. Cover-nya mencolok, dengan kombinasi warna yang seolah sengaja dibuat untuk menarik mata...
Read moreDetailsAKU PERNAH melihat hutan terbakar. Dari jauh, warnanya oranye seperti senja yang datang terlalu cepat. Asapnya naik pelan, seperti doa yang...
Read moreDetailsMUNGKIN kita memang sedang hidup di zaman ketika sekolah lebih sering runtuh daripada tumbuh. Bukan hanya gedungnya yang ambruk setelah musim hujan,...
Read moreDetailsDI BALIK berbagai krisis sosial yang kita hadapi, dari ketidakadilan hingga intoleransi, terdapat akar yang sering kali terabaikan: kondisi batin yang...
Read moreDetailsDi sebuah pesantren, di antara tembok bata yang kusam dan halaman berpasir yang sering berdebu oleh angin, pagi selalu tiba dengan...
Read moreDetails“Ilmu tanpa adab ibarat api tanpa cahaya.” BEGITU petuah lama yang sering kita dengar sebagai masyarakat awam. Kalimat ini sederhana, tetapi...
Read moreDetailsADA SESUATU yang ganjil dari cara bangsa ini mendidik dirinya sendiri. Di atas kertas, kita bicara tentang kemerdekaan belajar, tentang inovasi,...
Read moreDetails