Mukadimah: Millata Hanifa
MILLATA HANIFA—diucapkan Millah Hanifa—adalah ungkapan cinta Sang Pencipta atas perjalanan seorang hamba yang memilih jalan lurus. Secara etimologis, millata berarti “jalan”...
Read moreDetailsMILLATA HANIFA—diucapkan Millah Hanifa—adalah ungkapan cinta Sang Pencipta atas perjalanan seorang hamba yang memilih jalan lurus. Secara etimologis, millata berarti “jalan”...
Read moreDetailsWARTHASASTRA adalah sebuah portmanteau, gabungan dari kata warta (kabar), artha (harta), sastra (seni/disiplin), dan arthasastra (seni mengatur dunia). Aslinya, Arthasastra adalah...
Read moreDetails“What's in a name? That which we call a rose, by any other name would smell as sweet.” — William Shakespeare,...
Read moreDetailsDalam surat Az-Zariyat ayat 49, Allah berfirman: “Segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan agar kamu mengingat (kebesaran Allah).” Prinsip berpasang-pasangan ini mewujud...
Read moreDetailsKulihat Ibu Pertiwi Sedang bersusah hati Air matanya berlinang Mas intannya terkenang Untaian Ibu Pertiwi karya Kamsidi Samsuddin—kemudian digubah oleh Ismail...
Read moreDetailsINDONESIA tidak mak bedhunduk lahir begitu saja pada pukul 10 pagi tanggal 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta....
Read moreDetailsKENDURI CINTA EDISI JULI 2025 menjadi forum perdana bagi penggiat dan jamaah Kenduri Cinta memasuki seperempat abad kedua dari perjalanan cinta...
Read moreDetailsDALAM khazanah tradisi Jawa, angka 25 bukan disebut sebagai limanglikur tetapi selawe. Sebagaimana angka 50 bukan limangpuluh tetapi seket, dan angka...
Read moreDetailsSEPEREMPAT abad bukan sekadar hitungan waktu. Ia adalah jejak panjang dari perjalanan spiritual, intelektual, kultural, sekaligus emosional yang dilalui dengan kesabaran,...
Read moreDetailsTidak seorang Nabi pun yang tidak pernah menjadi penggembala. Demikian sabda Kanjeng Nabi Muhammad dan dicatat dengan seksama secara muttafaqun 'alaihi....
Read moreDetails