Memerdekakan atau Menyeragamkan?
Refleksi Kurikulum Merdeka di Ruang Kelas Kita Dunia pendidikan kita hari ini sedang riuh oleh satu kata sakti: merdeka. Melalui "Kurikulum...
Read moreDetailsRefleksi Kurikulum Merdeka di Ruang Kelas Kita Dunia pendidikan kita hari ini sedang riuh oleh satu kata sakti: merdeka. Melalui "Kurikulum...
Read moreDetailsDi dataran tinggi Gunung Lamu, di lipatan tanah Timor yang keras dan angin yang tak pernah sepenuhnya jinak, orang-orang Boti hidup...
Read moreDetailsPELUKAN ibu adalah peradaban pertama tempat manusia belajar menjadi manusia. Sebelum bahasa dipahami, sebelum nilai moral diajarkan, bahkan sebelum kesadaran tentang...
Read moreDetailsKITA HIDUP dalam sebuah ekosistem baru yang bernapas dengan logika yang berbeda. Udara yang kita hirup sarat dengan penilaian cepat, mata...
Read moreDetailsSALAH SATU pesan Rasulullah SAW yang selalu saya ingat adalah bahwa kerasulan beliau alasan utamanya adalah untuk memperbaiki akhlaq manusia. Innama...
Read moreDetailsDUNIA pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang riuh. Satu sisi menawarkan kebebasan melalui "Kurikulum Merdeka", sisi lain...
Read moreDetailsPADA MULANYA, pendidikan bukanlah kata yang jinak. Ia lahir bukan dari cinta pada pengetahuan, melainkan dari kegelisahan kekuasaan. Di Yunani Kuno—yang...
Read moreDetailsBahasa tidak pernah lahir dari ruang hampa. Ia bukan sekadar deretan fonem yang bunyinya disepakati untuk menunjuk sebuah benda, melainkan sebuah...
Read moreDetailsWAHYU pertama adalah Iqra’. Tentu kita sangat mafhum bahwa Iqra’ yang dimaksud bukan hanya tentang membaca secara tekstual, namun juga kontekstual....
Read moreDetailsSEJARAH, kata orang, tak pernah berulang. Ia hanya menukar wajah, seperti aktor lama yang muncul kembali dengan riasan baru. Tahun 2026—jika...
Read moreDetails