Pewaris, Perintis, dan Penjaja Bakso di Simpang Jalan
MALAM ITU, gerimis turun pelan-pelan di ujung jalan kecil di Pasar Minggu. Bau kuah bakso dan uap panas dari gerobak kayu...
Read moreDetailsMALAM ITU, gerimis turun pelan-pelan di ujung jalan kecil di Pasar Minggu. Bau kuah bakso dan uap panas dari gerobak kayu...
Read moreDetailsIBU SAYA beberapa kali bercerita mengenang masa kecilnya. Di suatu sore di hari kematian Soekarno, ibu saya dan teman-temannya melihat awan...
Read moreDetailsBAYANGKAN sebuah negeri di ketinggian, Himalaya yang menjulang, di mana langit dekat sekali dengan kepala manusia, tetapi justru suara mereka diputus...
Read moreDetailsRUANG BACA itu sepi. Hanya suara kipas angin tua yang berderit, seolah berusaha menjaga sisa-sisa keheningan. Harun duduk di kursi kayu...
Read moreDetailsSUDAH 40 HARI lamanya aku harus menerima keadaanku yang baru, berubah menjadi kaleng Khong Guan di mini market pinggir kota kecil....
Read moreDetailsTIDAK ADA pilihan lain, negara ini memang harus membenahi dirinya sampai ke akar. Sebab apa yang kita saksikan kini bukan hanya...
Read moreDetailsADA YANG BILANG, kekuasaan itu seperti panggung besar: gemerlap, penuh tepuk tangan, tapi rawan membuat orang lupa pada penonton yang duduk...
Read moreDetailsSIAPA SANGKA—bahkan pendiri Ojol pun tak membayangkan—bahwa dari sekadar aplikasi transportasi, lahir sebuah entitas kekuatan sosial baru di masyarakat Indonesia. Dulu,...
Read moreDetailsPAGI ITU, layar televisi di ruang tamu menampilkan angka 5,12%. Suara pembawa berita terdengar mantap: “Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal kedua...
Read moreDetailsMereka tak percaya lagi pada siapa pun karena terlalu sering ditipu. Di titik itu, sebuah kata lama kembali: amok.
Read moreDetails