Reportase NEGERI SETENGAH HATI

Adi Pudjo pada maiyahan Kenduri Cinta malam itu sampaikan pandangannya bahwa leluhur merupakan sesuatu yang berasal dari masa lampau. Jika ditarik asal katanya luhur artinya adalah suatu kebaikan atau kemuliaan, maka dapat disimpulkan leluhur adalah sesuatu yang melahirkan kebaikan. Maka benar apa yang disampaikan sebelumnya bahwa kita yang hidup di generasi sekarang akan mewariskan sesuatu yang baik di masa yang akan datang, jikalau ternyata kita tidak mampu mewariskan yang baik, maka memang benar lebih baik kita menjaga warisan leluhur kita agar tetap terjaga hingga masa yang akan datang. — Baca: Reportase LELUHUR MASA DEPAN

“Selama Rasulullah hidup tidak ada pemerintahan resmi. Kepemimpinan Rasulullah adalah kepemimpinan brahmana, kepemimpinan kewibawaan, kepemimpinan nilai.”  —Emha Ainun Nadjib

Suaka Kemanusiaan Persebaran Islam

NKRI berdiri tentu ada yang menjadi pendorong dan pendukung utama. Yang harus kita pahami adalah negara ini berdiri didukung oleh 5 pilar pokok. Pertama adalah: rakyat. Rakyat yang kemudian hari menjadi petani dan banyak profesi bahkan sampai pedagang asongan merupakan bagian terpenting dalam menopang, membela dan memperjuangkan terbentuknya NKRI. Selain itu hampir di tiap-tiap sejarah kerajaan-kerajaan selalu ada rakyat mulai masa Nabi Sulaiman, Majapahit dan Sriwijaya hingga Nusantara menjadi NKRI, semua butuh rakyat. Rakyat tetap mengambil bagian penting dalam setiap momentumnya. Inilah inti yang dikelilingi pagar di tengah dari semuanya. Rakyat adalah puncak paling tinggi dari semua kepentingan. — Baca lengkap: Suaka Kemanusiaan Persebaran Islam Di Dunia

LITERASI MAIYAH

1 2635
Hadir dalam acara 64 penggiat dari simpul Maiyah; Kenduri Cinta (Jakarta), Gambang Syafaat (Semarang), Mocopat Syafaat (Jogja), Maneges Qudrah (Magelang), Nahdlatul Muhammadiyyin (Jogja), Padhang mBulan (Jombang), Bangbang Wetan (Surabaya), ReLegi (Malang), Maiyah Malem Senenan (Pemalang), Tunggal Kareb (Tuban), Maiyah Lereng Merapi (Magelang),dan Sekala Selampung (Lampung).