Banner
  Kirimkan Berita, Artikel, Puisi, Cerpen, Atau Informasi Apapun Saja Ke Redaksi@kenduricinta.com
Start :
End :
Sastra
24 February 2010, 13:20:18
Iman yang Titik-titik …
Ditulis Oleh: Suparman

Yang Islam belum tentu berimanYang beriman kebanyakan membisuYang disanjung biasanya culasYang tidak culas biasanya di cuekin Yang istiqomah tak berduitYang berduit hobinya main kuntit Yang faham agama tak mau berjihadYang mau berjihad tak faham agamaYang berilmu luas tak pernah punya waktuYang punya waktu berilmu terbatasYang berjalan penuh kedengkian di AgungkanYang penuh ... [detail] ...
25 January 2010, 13:39:18
Curang
Ditulis Oleh: Adnan Nanda

Satu hari besar di depanBanyak dihimpunOrang-orang besar, orang-orang kecilSekumpulan justifikasi kepongahan yang hanya berarti kekerdilanDalam megah ketakberhinggaan Al QohharCelaka sungguh celaka!Yang menjejali rongga-rongga perut kehidupanYang sebatas tiupan nafasCelaka pasti celaka!Yang mencerabut sistem-sistem kemanusiaanYang sebatas naluri hegemonialCurang!Ah!Sungguh curang, karena aku tak paham bagaimana membakti illyyinEskapisme lantas merangkai sijjinTaburkanlah petunjuk, Yaa Rasyid!Jangan aku ... [detail] ...
23 November 2009, 09:03:02
'bukan itu' dan 'hidup hamba'
Ditulis Oleh: Ratri Dian Ariani

bukan itubukan bunga dicerabut dari akarnya lantaskaususun dalam gelas-gelas kacanamun biarlah ia dalam cantiknya bersamasemak-semak dan ulatdibuai embun di pagi haridibalur hangat mentari di siang haritanpa harus mempesona dalam etalase-etalase bersamaemas-perak dan mutiara: adalah menjumpainya setelah kita susuri lereng-lereng curam itubukan sekerat daging, sekeranjang roti, dan segelas anggurdisajikan dalam talam-talam perak-perunggucukup ... [detail] ...
29 October 2009, 14:26:13
1,5 Menit Untuk Indonesia
Ditulis Oleh: Sabrang Mowo Damar Panuluh

“Kami Putra-Putri Indonesia, sudah berbangsa satu, Bangsa Indonesia” “Kami Putra-Putri Indonesia, sudah berbahasa satu, Bahasa Indonesia” “Kami Putra-Putri Indonesia, sudah bertanah air satu, Tanah Air Indonesia “ Jangan pernah sedetikpun kau lupa akan pekikan : Merdeka atau mati !!!!.Jangan pernah sedetikpun kau lupakan bahwa hanya Kematian yang pantas dipertaruhkan sebagai harga ... [detail] ...
19 October 2009, 10:15:32
Abu Turab
Ditulis Oleh: Hendi K. Attar *)

Sebagaimana sang mertua, ia pun memilih hidup dalam kejelataan. Waktunya sehari-hari  diisi dengan menimba air, lalu mengangkutnya ke tempat-tempat penampungan di sudut-sudut kota. Sepasang bahunya kian hari kian mengeras karena terus-menerus menahan berat beban pikulan.Memang ia sempat juga tergoda. Ia tak tega melihat istrinya turut menanggung derita karena setiap hari harus ... [detail] ...
12 October 2009, 09:00:50
Cintanya Cintamu Cintaku
Ditulis Oleh: Michael Khafidz

Semburat merah cakrawala, menyisir plataran bumi serta dedaunan petang hari yang beranjak senja. Ketika hari dan surya makin terpojok oleh malam serta bulannya, Engkau menunjukan tanda-tanda keagungan singasanMu yang Maha. Andai berkenan, ku kutip beberapa alunan puisimu yang terlantun indah.“Dia menciptakan langit dan bumi”…”Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang ... [detail] ...
29 September 2009, 09:46:04
SAJADAH IBLIS
Ditulis Oleh: Mustaqiem Eska

Tentu saja ini hari kebahagiaan bagi iblis. Kerja kerasnya mulai membuahkan hasil. Di negeri yang gemah ripah loh jinawe bernama nusantara justru mulai ramai timbunan orang-orang yang peralahan-lahan termiskinkan oleh kekayaan. Iblis memang sengaja membuat jarak antara kaya dan miskin, atas dan bawah, tinggi dan rendah, baik dan buruk dibuat sedemikian ... [detail] ...
09 September 2009, 09:22:03
alhamdulillah (tak cukup seribu kali)
Ditulis Oleh: Ratri Dian Ariani

ampuni aku, kekasiholeh hamdallah yang tak tuntasyang tak kunjung selesai kueja sepanjang hidupmaafkan aku, kekasiholeh hamdallah yang setengah-setengahdan entah kapan jadi sempurnamohon bimbingan, kasihtuk mampu ucapkan hamdallahdengan nafasku nafas kitanafasmu(sejatinya begitu) ... [detail] ...
31 August 2009, 08:46:56
Ayah Sang Rembulan
Ditulis Oleh: Amien Subhan

Ayah sang RembulanAdalah bintang-bintang yang bersinarMentari-pun bintangPemberi sinar Kepada Ibu Bumi siangSiang-Malam Ibu-Bumi Mentari bintang pribadi siangCahaya Rembulan bumi malam, penuh langit berbintang-bintangRembulan Ibu, Cahaya AyahAyah ayah, dengan kepastian kepastianIbu Ibu, dengan kejadian kejadianrembulan-rembulan mengitari bumi-bumibumi-bumi mengitari mentari-mentarimentari-mentari mengitari galaxi-galaxigalaxi-galaxi dalam konstelasi-konstelasiSemesta-semesta.... Ooohhhmmm...aku sebulir debu semataDuhai mempelai-ruang yang mengawinkan Ada dan ... [detail] ...
21 August 2009, 10:00:38
Sandiwara Ramadhan
Ditulis Oleh: Emha Ainun Najib

Semuanya kawan-kawan yang tercinta Ayo siap kita bermain sandiwaraSiapkan kerudungnya dan jilbabnyaKali ini kita tutup aurat kitaSiapkan sorban-sorban dan pecinyaMarilah hormati agama kitaWahai Tuhan Yang Maha SuciTerimalah pakaian kamiApabila bulan Ramadhan telah datangAgama jadi laris bukan buatanSiapkan lambang-lambang dan kostumnyaKenakanlah semua di depan kameraYang penting penampilan dan aktingnyaYang penting warna-warni dan ... [detail] ...
12 August 2009, 09:19:49
PROKLAMATOR
Ditulis Oleh: Soediyono

Terbentang Nusantara Nan LuasTerpagar Laut Tiada TepiTerpaku Gunung Menjulang TinggiTerlindung Hutan Belantara Tiada BatasPanoramamu Molek Memikat HatiSeni Budayamu Sangat DikagumiMelimpah Ruah Hasil Kekayaan AlamiTergiur Penjajah Datang KemariIbu Pertiwi MenangisKeji Kejam ImperealisHak Harta Kekayaan Terkikis HabisDerita Sengsara Mencekam Semakin BengisSesungguhnya, Lautmu Ingin Kau LayariSesungguhnya, Hasil Kekayaanmu Ingin Kau NikmatiSesungguhnya, Flora Dan faunamu ... [detail] ...
12 August 2009, 09:12:39
Bukan Hanya Kata
Ditulis Oleh: Putu Tuking

MERDEKA!!!!!berjuta mulut teriak merdekaBELUM MERDEKA!!!!!ku kencangkan teriakanku melebihi merekaMERDEKA!!!MERDEKA!!!MERDEKA!!!mereka semakin keras teriak merdekaBELUM MERDEKA!!!BELUM MERDEKA!!!BELUM MERDEKA!!!ku tambahkan volume suaraku teriak BELUM MERDEKA!!!ibu pertiwi terhenti sejenak dari tangisnya mendengar teriakankuBELUM MERDEKA!!!BELUM MERDEKA!!!BELUM MERDEKA!!!INDONESIA BELUM MERDEKA!!! ... [detail] ...
05 August 2009, 11:29:57
Kepada Mbah Surip
Ditulis Oleh: Muhammad Affip

Mbah…Kemana Mbah…?Pergi jauh ya!?Ninggalin aku yang baru bangun tidurNinggalin aku yang lagi seneng digendongDigendong, enak tau MbahMbah…Aku kesepian nggak punya teman lama sekaliTiba-tiba Mbah datang menggendongI Love You FullMbah…Datang sebentar mengantar senangMbah ngakak aku ikut ngakakMbah pergi aku di siniMau tidur lagiMbah…Kemana Mbah?Ketemu Uka-uka!?Mau naik apa?Pasti bukan pesawat atau buswayMbah…Aku ... [detail] ...
31 July 2009, 09:51:31
Cerpen: SANTET
Ditulis Oleh: Mustaqiem Eska

Mendung pekat menerabas persis di tengah rembulan yang menggantung meredup. Cahaya kilat membelahnya seperti bulan itu telah terpotong. Udara memang nyingsit. Di atas ranjang dipan yang terbuat dari besi Parni tampak tak berdaya. Tubuhnya lemas dan mukanya begitu pucat. Sejak maghrib dia sudah tertidur pulas di atasnya. Tapi dari mulutnya ... [detail] ...
28 July 2009, 09:51:59
Sisi Lain
Ditulis Oleh: Putu Tuking

biarlah orang berkata gila kepadakubiarlah...biarlah terus mencacikuduh gusti...aku ingin sisi lain tentangMUaku ingin beda dari merekagusti...betapa aku mencintaiMUaku tak ingin mereka tahu itumereka...ndepe ndepe padaMU dengan putaran tasbihgusti aku ingin bercinta denganMU dalam gelapdari situlah akan ku rangkai rayuan rayuan kepadaMUkudekatiMU dari gelapbiarlah orang berkata gila padakuku tutup telingaku untuk ... [detail] ...
1.2.3.4.5
Sumur KC





Percayalah kepada demokrasi tapi waspadalah kepada orang yang bilang kepada anda mengenai demokrasi….. Percayalah kepada pluralisme dan toleransi antara perbedaan-perbedaan tapi hati-hati kalau ada orang yang ngomong toleransi perbedaan kepada anda









Orang ingin menyuap..orang mau disuap itu syahwat...orang mencalonkan diri.... saya ini cocok lho menjadi presiden ..itu syahwat... Jadi syahwat itu segala yang sebenarnya merupakan milik Allah tetapi ditumbuhkan oleh diri makhluk









Yang terjadi bukan kemiskinan, yang sedang kita saksikan adalah pemiskinan. Kelompok-kelompok yang berkuasa,mereka menggantikan penjajah menghisap rakyatnya sendiri









Demokrasi itu harus dipikir, dimana demokrasi berlaku, dimana demokrasi jangan berlaku, atau dimana demokrasi berapa persen yang berlaku.









Islam itu tinggi dan tidak ditinggikan oleh yang lain. Itu terlalu tinggi ilmunya dan nggak usah ngomong kayak gitu...biasa-biasa aja....Aku rendah dan aku lebih rendah dari-MU, maka berilah aku kesempatan untuk bisa menaikkan derajatku, gitu aja...Maka kesadaran yang utama yang kita bangun disini (KC) adalah kesadaran kejelataan bukan kesadaran kebesaran, kesadaran sebagai manusia biasa. Mari kita bersyahadat bahwa kita manusia, supaya kita lulus jadi manusia. Kalau anda lulus jadi manusia, anda akan lulus jadi rakyat. Kalau anda lulus jadi rakyat, anda akan jadi pemimpinnya rakyat(CN).(KC-0107)









Itulah cara kita berkuasa, kita tidak membenci mereka, kita tidak mengutuk mereka, karena mereka juga tidak mengerti kalau mereka kurungan, emang ada kurungan yang ngerti…?









Pemimpin yang sejati adalah orang yang tidak pernah sempat berpikir bahwa dia pemimpin, karena dia sibuk bekerja untuk amanat yang dibebankan kepadanya









Hidup itu bukan memetik nomer satu, Hidup itu menanam. Hidup itu bukan sukses nomer satu, Hidup itu berjuang. Jadi temukanlah kegembiraan dalam berjuang melebihi kegembiraan dari keberhasilan dari perjuangan itu









kalau ada pemimpin tidak tahu batas kemampuan anda sendiri, maka anda akan mengatakan bahwa orang yang tertawa ketir (karena banjir) itu adalah gembira (M. sobary/kc-0207)









Tawakal itu perwakilan atau pelimpahan urusan kepada Allah. Ada presentase dari kehidupan kita yang kita wakilkan kepada Allah. Kita naik motor itu tidak menjamin tidak ada yang menabrak itu. Kemungkinan untuk tidak tertabrak ini kita serahkan kepada Allah. Jantung kita berdetak atau tidak, itu kita hanya bisa tawakal, kita tidak bisa atur itu





Catatan Kecil Dari Redaksi
14 April 2009, 10:57:27
Warna-warni Cinta
Ditulis Oleh: Adi

Misalnya kalau tarikan cinta kita kepada Allah digambarkan sebagai vektor vertikal dan tarikan ... [detail] ...
04 March 2009, 10:19:51
Pilihan Atau Pilihan
Ditulis Oleh: Adi

Sepintas judul diatas mungkin bisa dianggap bahwa catatan kali ini tentang pemilu yang ... [detail] ...

Man Of The Match
Mohammad Natsir Yang Konsisten

Mohammad Natsir lahir di Jembatan Berukir, Alahan Panjang Kebupaten Solok, pada hari Jumat tanggal 17 Juli 1908 bertepatan dengan tanggal 17 Jumadil Akhir 1326 Hijriah. Kedua orang tuanya berasal dari Maninjau. Ayahnya Idris Sutan Saripado seorang pegawai pemerintah dan pernah menjadi asisten demang di Bonjol. Ibunya bernama Kadijah.

Sampai kelas dua Sekolah Rakyat,


Serambi
23 March 2009, 12:56:59
Hidup Itu Di Hati
Emha Ainun Nadjib

Manusia hidup dari hatinya. Manusia bertempat tinggal dihatinya. Hati adalah sebuah perjalanan panjang. ... [detail] ...
23 February 2009, 14:38:41
1 Tamparan 3 Pertanyaan

Ada seorang pemuda yang lama sekolah di luar negeri. ... [detail] ...

Podjok Media
24 July 2009, 10:28:34
Gontor Itu Indah
Ditulis Oleh: Red/Tempo

Di pesantren gontor setiap anak berlatih membangun privacy, mendengarkan kesunyian diri. keistimewa- annya: ... [detail] ...
30 June 2009, 10:32:55
Lakon Politik Pak Kanjeng
Ditulis Oleh: Nirwan Dewanto

Pak kanjeng, monolog karya Emha Ainun Nadjib, ... [detail] ...

Polling KC
Apakah anda setuju dengan akan diadakannya Maiyah Se-Nusantara?
Setuju
Antara Setuju & Tidak Setuju
Tidak Setuju
Lain-lain


View results
Version 2.07

Agenda
Calendar Script
March 2010
S M T W T F S
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31

Link
Bangbang Wetan
Kiai Kanjeng
maiyahKC
PadhangMbulan
Taman Ismail Marzuki
Copyright © 2008 By www.kenduricinta.com All rights reserved