Banner
  Hadirilah MusLeng (Musyawarah Lengkap) Keluarga Besar Kenduri Cinta, Pada Hari Rabu Tanggal 2 Juli 2008 Pukul 19:00 WIB, Di Musium MH. Thamrin, Jl. Kenari 2, Salemba, Jakarta
Tentang Kenduri Cinta
Kenduri cinta TIM

Kehadiran maiyah Kenduri Cinta di Jakarta secara prinsip tidak terlalu banyak berbeda dengan maiyah Padhang Bulan di Jombang , Atau Mocopat Sya’aat di Jogja. Meskipun keberadaan maiyah Kenduri Cinta di Taman Ismail Marzuki , Cikini Jakarta merupakan fenomena tersendri di tengah gemerlap kota metropolitan yans selalu penuh dengan hingar bingar dan hiruk pikuk masyarakatnya selama 24 jam tanpa henti. Namun tetap saja maiyah kenduri cinta menjadi tempat aneh dan langka bagi masyarakat yang tingkat informasi, pendidikan bahkan strata sosialnya lebih mapan atau lebih beruntung dari masyarakat yang ada di daerah atau pelosok-pelosok kampung di pedalaman nusantara. Mengapa maiyah kenduri cinta Jakarta menjadi fenomena tersendiri dan dianggap aneh atau langka ?

Karena maiyah kenduri cinta Jakarta juga tempat berkumpulnya orang-orang secara massal yang biasa di sebut “jama’ah maiyah” dengan rutinintas bulanan dan terselenggara bertahun-tahun dengan waktu 6 – 8 jam untuk mecari ilmu pengetahuan ( majelis ilmu) bagian dari seusatu yang aneh di jakarta. Berkumpulnya orang-orang sejak ba’da Isya hingga jam 3 pagi (dini hari) untuk mendengarkan ceramah, diskusi adalah bagian yang aneh di Jakarta. Berkumpulnya orang-orang yang tidak terpengaruh oleh kondisi tertentu seperti hujan yang turun terus menerus tanpa henti, atau kencangnya tiupan angina tau mungkin panasnya cuaca Jakarta. Maka wajar jika kenduri cinta adalah merupakan bagian yang aneh (langka) di Jakarta. Berkumpulnya orang-orang yang membahas wacana-wacana dari yang santai dan ringan hinggga wacana dengan bermacam teori-teori yang sangat berat dalam presfektif masyarakat awam. Berkumpulnya orang-orang yang sangat heterogen (plural) baik ras, suku, etnis, bangsa, bahasa dan agama dalam satu ruang, waktu dan tempat yang sama dalam jangka waktu yang panjang antara 6-8 jam dan rutin tiap bulan selama bertahun-tahun adalah hal yang tidak biasa di jakarta. Berkumpulnya beragam orang yang menjadi nara sumber atau tamu mulai dari, kaum profesional,professor, doktor, aktivis, pers, tokoh masyarakat, politisi, kyai, pendeta, ustad, tukang asongan, anak, jalanan, pengamen, orang gila, pemabuk, pejabat hingga calon presiden, tapa sekat batasan adalah hal yang aneh di Jakarta yang sangat metropolis.

Sedangkan kehidupan dunia gemerlap malam (dugem) kaum hedonisme (penikmat kesenangan duniawi) dengan format dan model yang serba aneh menurut orang kampung mungkin menjadi hal yang biasa atau umum di kota Jakarta dan dapat ditemui hampir di setiap sudut Ibukota. Gaya hidup masyarakat yang seba gelamour , serba luxs, hingga gaya hidup para kaum jetset dapat dijumpai dan dukunjungi kapan saja tanpa mengenal waktu. Mulai dari tempat atau lokasi hiburan emperan biasa, menengah hingga tempat khusus (eksekutif) namun selalu saja dipenuhi para penikmat dugem. Gaya hidup yang selama ini di sajikan dalam adegan film-film Barat ternyata menjadi tempat yang biasa bagi sebagian orang Jakarta di beberapa kawasan tertentu sebutan saja kawasan kota di Jakarta Barat atau kemang Jakarta selatan. Jakarta yang dikenal dengan model karakter masyarakat yang sangat individualistik, yang acuh tak acuh dengan tetengga di sebelah kiri, kanan, depan atau belakangnya. Bahkan model masyarakat yag tidak pernah tau atau mengenal tetangga disekitarnya.

Keberadaan kenduri cinta TIM seolah-olah menjadi oase ditengah padang pasir metropolitan yang mampu menghilangkan rasa dahaga masyarakat Jakarta dan sekitarnya dari haus spiritual, ilmu, wacana, informasi, silaturahmi, kebersamaan, kehangatan bahkan ke “Cinta” an satu sama lain meskipun diantara yang hadir belum tentu mengenal satu dengan yang lainnya. Kenduri cinta seolah menjadi majelis ilmu, sumur spiritual, laboratorium sosial, basis gerakan politik bahkan universitas jalanan yang tidak pernah habis pembahasan SKS (system kredit semester) nya, kurikulum dan mata kuliahnya selalu bertambah, dosennya adalah alam semesta.
Sumur KC





Televisi itu tidak punya agama.............. Hanya memanfaatkan momentum untuk jualan..Musim salak jual salah…...Musim romadhon jual agama... Di televisi itu tidak ada urusan nilai ...Jadi kalau ada kyai/ustad di situ Cuma distempel saja (KC-1007)









Kalau untuk tidak telanjang di depan umum menunggu undang-undang, anda gagal sebagai manusia. Kalau untuk tidak mencuri di pasar anda menunggu perda, tidak usah jadi manusia Artinya untuk tidak melakukan sesuatu yang sifatnya pornoaktif dan pornografis anda menunggu lahirnya undang-undang, itu berarti kita sudah gagal sebagai manusia, gagal kebudayaannya, gagal akhlaknya, gagal etika sosialnya. Dan kalau sudah gagal kemanusiaan dan akhlaknya, dikasih undang-undang kayak apapun tidak akan jalan.









Kita bisa kapan saja diambil oleh Allah, karena kita tidak punya hak apapun atas diri kita.Anda tidak punya hak atas rambut anda, anda tidak punya hak atas hidung anda.Semua adalah pinjaman Allah.Dan yang meminjami itu berhak mengambilnya kembali kapan saja dia mau. Mari kita sadari posisi hak pakai kemanusiaan kita ini dan sewaktu-waktu pemiliknya boleh mengambilnya









Televisi itu tidak punya agama.............. Hanya memanfaatkan momentum untuk jualan..Musim salak jual salah…...Musim romadhon jual agama... Di televisi itu tidak ada urusan nilai ...Jadi kalau ada kyai/ustad di situ Cuma distempel saja. (KC-1007)









Kita bukan orang yang ingin menggantikan siapa-siapa. Kita adalah orang yang mimpinya cuma satu, ialah rakyat benar-benar hidup sesuai dengan haknya, siapapun yang melakukan itu









Pemimpin yang sejati adalah orang yang tidak pernah sempat berpikir bahwa dia pemimpin, karena dia sibuk bekerja untuk amanat yang dibebankan kepadanya









Tawakal itu perwakilan atau pelimpahan urusan kepada Allah. Ada presentase dari kehidupan kita yang kita wakilkan kepada Allah. Kita naik motor itu tidak menjamin tidak ada yang menabrak itu. Kemungkinan untuk tidak tertabrak ini kita serahkan kepada Allah. Jantung kita berdetak atau tidak, itu kita hanya bisa tawakal, kita tidak bisa atur itu









Percayalah kepada demokrasi tapi waspadalah kepada orang yang bilang kepada anda mengenai demokrasi….. Percayalah kepada pluralisme dan toleransi antara perbedaan-perbedaan tapi hati-hati kalau ada orang yang ngomong toleransi perbedaan kepada anda









Islam itu tinggi dan tidak ditinggikan oleh yang lain. Itu terlalu tinggi ilmunya dan nggak usah ngomong kayak gitu...biasa-biasa aja....Aku rendah dan aku lebih rendah dari-MU, maka berilah aku kesempatan untuk bisa menaikkan derajatku, gitu aja...Maka kesadaran yang utama yang kita bangun disini (KC) adalah kesadaran kejelataan bukan kesadaran kebesaran, kesadaran sebagai manusia biasa. Mari kita bersyahadat bahwa kita manusia, supaya kita lulus jadi manusia. Kalau anda lulus jadi manusia, anda akan lulus jadi rakyat. Kalau anda lulus jadi rakyat, anda akan jadi pemimpinnya rakyat(CN).(KC-0107)









kalau ada pemimpin tidak tahu batas kemampuan anda sendiri, maka anda akan mengatakan bahwa orang yang tertawa ketir (karena banjir) itu adalah gembira (M. sobary/kc-0207)





Catatan Kecil Dari Redaksi
19 June 2008, 13:18:19
Oleee...oleee...oleee...
Ditulis Oleh: Adi

Mumpung lagi musimnya nonton pertandingan bola, mungkin sedikit akan saya kutip tentang ini. Seperti ... [detail] ...
23 May 2008, 07:58:51
Uang...wang...wang...wang...
Ditulis Oleh: Adi

Kita semua sudah maklum akan adanya uang,bentuk uang,cara memakai uang,dsbnya. Tapi mungkinkah kita maklumi ... [detail] ...

Man Of The Match
Mohammad Natsir Yang Konsisten

Mohammad Natsir lahir di Jembatan Berukir, Alahan Panjang Kebupaten Solok, pada hari Jumat tanggal 17 Juli 1908 bertepatan dengan tanggal 17 Jumadil Akhir 1326 Hijriah. Kedua orang tuanya berasal dari Maninjau. Ayahnya Idris Sutan Saripado seorang pegawai pemerintah dan pernah menjadi asisten demang di Bonjol. Ibunya bernama Kadijah.

Sampai kelas dua Sekolah Rakyat,


Serambi
30 June 2008, 14:23:02
Tidak Cukup Sekedar Istighfar

Pada suatu ketika, Rasulullah SAW bertanya pada para sahabatnya, “Tahukah kalian, siapakah orang yang ... [detail] ...
26 June 2008, 08:29:32
Alasan Apalagi?

Seorang yang kaya raya, biasanya beralasan bahwa ia tidak punya waktu untuk beribadah karena ... [detail] ...

Podjok Media
09 June 2008, 10:06:34
Membaca ”Realisme” Emha
Ditulis Oleh: Muhammad Al-Fayyadl

Nama Emha Ainun Nadjib ... [detail] ...

02 June 2008, 08:52:08
Kyai Mbeling
Ditulis Oleh: Aboeprijadi Santoso

"Mbeling" adalah sebuah konsep Jawa yang unik. Maknanya bukan sekadar "nakal". "Mbeling" juga bermakna menyimpang ... [detail] ...

Polling KC
uji coba polling
jawaban 1
jawaban 2
jawaban 3
jawaban 4
jawaban 5


View results
Version 2.07

Agenda
Calendar Script
July 2008
S M T W T F S
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31

Link
Kiai Kanjeng
maiyahKC
PadhangMbulan
Taman Ismail Marzuki
Copyright © 2008 By www.kenduricinta.com All rights reserved