Banner
  Kirimkan Berita, Artikel, Puisi, Cerpen, Atau Informasi Apapun Saja Ke Redaksi@kenduricinta.com
Artikel Pojok Cak Nun
Start :
End :
Pojok Cak Nun
01 March 2010, 10:40:24
Surat Kepada Kanjeng Nabi
Ditulis oleh : Ditulis Oleh: Muhammad Ainun Nadjib

……………………………………..

Ah, Muhammad, Muhammad. Betapa kami mencintaimu. Betapa hidupmu bertaburan emas permata kemuliaan, sehingga luapan cinta kami tak bisa dibendung oleh apa pun. Dan jika seandainya cinta kami ini sungguh-sungguh, betapa tak bisa dibandingkan, karena hanya satu tingkat belaka di bawah mesranya cinta kita bersama kepada Allah.

Akan tetapi ... [detail] ...
12 February 2010, 06:30:26
Bakso Khalifatullah
Ditulis oleh : Ditulis Oleh: Muhammad Ainun Nadjib

Setiap kali menerima uang dari orang yang membeli bakso darinya, Pak Patul mendistribusikan uang itu ke tiga tempat: sebagian ke laci gerobagnya, sebagian ke dompetnya, sisanya ke kaleng bekas tempat roti.

“Selalu begitu, Pak?”, saya bertanya, sesudah beramai-ramai menikmati bakso beliau bersama anak-anak yang bermain di halaman rumahku sejak ... [detail] ...
25 January 2010, 09:05:40
Dia mati; Alhamdulillah…………
Ditulis oleh : Ditulis Oleh: Emha Ainun Nadjib

Petani Pugra berkata, “besok saya akan ke Solo dan mungkin akan tinggal lama sekali, karena saya akan belajar untuk bisa bertemu dengan aku saya yang sejati” – dan besoknya ia mati. Ia ketemu aku-nya yang sejati. Ini terjadi tahun 1974, jadi di kurun ... [detail] ...
07 December 2009, 11:50:21
Supremasi Keselarasan (bagian III - Selesai)
Ditulis oleh : Ditulis Oleh: Emha Ainun Nadjib

Negeri Demokrasi Sufi



Tidak sengaja spontan saya merespon: "Itu makar, Kiai!"

Pak Kiai tertawa. "Alhamdulillah tidak perlu ada makar. Di negerimu rakyat tidak merasa terancam, sepanjang mereka masih punya sandang pangan, yang mereka bisa mengusahakannya sendiri, dengan atau tanpa Pemerintah. Pemerintah tidak perlu melakukan apapun, sebenarnya rakyat tidak ... [detail] ...
30 November 2009, 08:32:43
Supremasi Keselarasan (bagian II)
Ditulis oleh : Ditulis Oleh: Emha Ainun Nadjib

Mohon jangan salah sangka, ungkapan tentang Supremasi Keselarasan itu tadi sekedar titipan salah satu kado kepada Gatra dari guru saya, seorang Kiai yang bernama Kiai Alhamdulillah. Saya sekedar mentranskrip dan menyampaikan amanat itu kepada Gatra. Siapakah gerangan Kiai Alhamdulillah itu? Apa saudaranya Kiai Astaghfirullah, Kiai Subhanallah dan Kiai Masyaallah?
[detail] ...
25 November 2009, 10:47:00
Supremasi Keselarasan (bagian I)
Ditulis oleh : Ditulis oleh: Emha Ainun Nadjib

Dengan kondisi obyektif manusia Indonesia, masyarakat dan bangsa Indonesia saat ini, yang merupakan hasil dari disain peradaban berabad-abad lamanya: tidak mungkin kita bisa menegakkan Supremasi Hukum, atau lebih tinggi lagi Supremasi Keadilan. Yang kita handal membangun dan sangat lihai menyelengarakan adalah Supremasi Keselarasan.

Tema ini memerlukan uraian, analisis ... [detail] ...
19 November 2009, 11:54:48
Pemerintah
Ditulis oleh : Ditulis Oleh: Emha Ainun Nadjib

Pemerintah kerjanya melarang dan memerintah Tuhan. Kalau Tuhan memegang hak seratus persen memerintah dan melarang karena memang Ia yang menciptakan kita dan semua alam ini, serta yang menyediakan hamparan rejeki dan menjamin hidup manusia. Tapi pemerintah kan menyuruh kita cari makan sendiri-sendiri. Kalau kita kelaparan atau dikubur utang, kita ... [detail] ...
17 September 2009, 01:39:46
Mudik Keluarga, Mudik Bangsa
Ditulis oleh : Ditulis Oleh: Muhammad Ainun Nadjib

Andaikan kata mudik berasal dari bahasa Arab: dho'a=hilang, mudli'=orang yang menghilangkan, orang yang kehilangan. Menjelang Lebaran, orang berduyun-duyun pulang dari perantauan ke kampungnya, karena selama setahun mereka merasa kehilangan. Kemudian, mereka mudik untuk menemukan kembali.

Meskipun sudah tinggal permanen di Jakarta atau di ... [detail] ...
07 September 2009, 11:11:49
Kostum Agama
Ditulis oleh : Ditulis Oleh: Muhammad Ainun Nadjib

Budaya keagamaan islam mencapai puncak kemeriahannya terutama pada bulan Ramadhan. Televisi berlomba menggelar mubaligh dan presenter. Berbagai busana muslim-muslimah kita tonjolkan. Hiasan dan konsum warna-warni mewah meriah kita pajang. Saya sendiri berusaha menyesuaikan diri, sehinggak untuk keperluan shooting saya pinjam sarung untuk kemul-kemul. Untuk siapakah semua itu dipertunjukkan? Untuk ... [detail] ...
31 August 2009, 08:41:09
Makna Spiritual Dan Sosial Ibadah Puasa
Ditulis oleh : Ditulis Oleh: Muhammad Ainun Nadjib

Tulisan ini bisa dimulai dari perspektif Rukun Islam. Dari syahadah hingga menunaikan haji di rumah suci Allah. Kita mencoba menjelaskan satu per satu maqam Rukun Islam tersebut. Dan, pada akhirnya, kita akan melihat maqam ibadah puasa, yang menjadi topik bahasan tulisan ini. Apakah maqam-maqam itu saling ... [detail] ...

25 August 2009, 12:17:07
Bulan Tidak Suci
Ditulis oleh : Ditulis Oleh: Emha Ainun Nadjib

Kita menghormati ramadhan dengan selalu menyebutnya sebagai bulan suci ramadhan. Mungkin karena ramadhan ini memang khas. Ramadhan mengandung malam seribu bulan. Bulan penuh kekhususan. Padanya al-quran diturunkan, dan allah sendiri begitu posesif terhadap ibadah puasa dengan mengemukakan bahwa ibadah yang satu ini khusus untukNya. Apakah bulan yang selain ... [detail] ...
24 August 2009, 08:05:37
Bulan Purnama Rendra
Ditulis oleh : Ditulis Oleh: Emha Ainun Nadjib

Tuhan memilihkan saat terbaik untuk memanggil kekasih-Nya, Rendra. Malam Jumat, di bawah cahaya bulan purnama. Orang besar itu telah pergi dengan gagah sebagaimana ajarannya: ''gagah dalam kemiskinan''. Istrinya, Ken Zuraida, menyatakan ''ia sangat bahagia'', meskipun pasti bagi setiap yang terlibat kematian selalu ada semacam ''derita manusiawi'' yang membungkusnya.

Ini ... [detail] ...
10 July 2009, 10:14:05
AIR ZAMZAM DI NEGERI COMBERAN *)
Ditulis oleh : Ditulis Oleh: Oleh: Muhammad Ainun Nadjib

Di usia sepuhnya, Gus Mus makin gantheng wajahnya dan makin bening cahaya yang memancar dari wajah itu. Bahkan kulit beliau yang aslinya coklat kini menjadi cenderung kuning-putih. Itu bukan wajah Gus Mus yang kita kenal dalam kebudayaan di bumi. Itu langit.

Sungguh bikin cemburu. Bagaimana hamba ... [detail] ...
26 June 2009, 08:48:29
Berlindung Dari 5 Kesombongan
Ditulis oleh : Ditulis Oleh: Emha Ainun Nadjib

Ya Allah hamba berlindung kepadaMu dari kesombongan orang berkuasa, yang berdiri gagah tanpa punya malu karena merasa diri mereka lebih tinggi dari rakyatnya, padahal rakyatnya itulah yang meletakkannya di kursi dan membiayai hidup mereka, namun rakyat itu pulalah yang menjadi sasaran dari palu dan senapan para penguasa

Ya Allah ... [detail] ...
13 June 2009, 09:13:14
Bukan Sembarang Presiden
Ditulis oleh : Ditulis Oleh: Emha Ainun Nadjib

Presiden Reformasi Indonesia bukan sembarang Presiden. Sejak bangkitnya bangsa Indonesia melalui Reformasi 1998, kalau ada seorang Presiden terpilih, jangan dipikir itu sekedar hasil Pilpres satu hari hari, melainkan ujung dari sebuah proses panjang. Itu puncak eskalasi struktural dari tingkat masyarakat RT hingga ke puncak kursi kenegaraan.

Bangsa Indonesia sudah ... [detail] ...
1.2.3.4.5
Sumur KC





Barang siapa di antara hamba-hamba yang membunuh saudara-saudaranya dengan prasangka, dengan fitnah, dengan ketidakadilan, dengan kecurangan, dengan kebencian, dengan fikiran yang buta dan hati yang bebal - hendaklah menyiagakan dirinya untuk memasuki ranjau-ranjau yang disediakan oleh Allah atas dasar kebusukan jiwa mereka sendiri









Pemimpin kita ini hanya melihat dosa struktural,maka yang dipentingkan adalah korban dan yang dikorbankan itu rakyatnya terus...kalau rakyatnya banjir dihibur "rakyat itu biasa menderita kok", karena rakyat itu selalu menjadi tumbal (Romo Benny Susetyo)(KC-0307)









Tawakal itu perwakilan atau pelimpahan urusan kepada Allah. Ada presentase dari kehidupan kita yang kita wakilkan kepada Allah. Kita naik motor itu tidak menjamin tidak ada yang menabrak itu. Kemungkinan untuk tidak tertabrak ini kita serahkan kepada Allah. Jantung kita berdetak atau tidak, itu kita hanya bisa tawakal, kita tidak bisa atur itu









Hidup itu bukan memetik nomer satu, Hidup itu menanam. Hidup itu bukan sukses nomer satu, Hidup itu berjuang. Jadi temukanlah kegembiraan dalam berjuang melebihi kegembiraan dari keberhasilan dari perjuangan itu









Percayalah kepada demokrasi tapi waspadalah kepada orang yang bilang kepada anda mengenai demokrasi….. Percayalah kepada pluralisme dan toleransi antara perbedaan-perbedaan tapi hati-hati kalau ada orang yang ngomong toleransi perbedaan kepada anda









kalau ada pemimpin tidak tahu batas kemampuan anda sendiri, maka anda akan mengatakan bahwa orang yang tertawa ketir (karena banjir) itu adalah gembira (M. sobary/kc-0207)









Partai-partai adalah batang-batang yang menciptakan kurungan bagi Garuda….. Tapi kita jangan benci pada kurungan, karena kita bisa copoti dan dipakai untuk fungsi yang lain









Islam itu tinggi dan tidak ditinggikan oleh yang lain. Itu terlalu tinggi ilmunya dan nggak usah ngomong kayak gitu...biasa-biasa aja....Aku rendah dan aku lebih rendah dari-MU, maka berilah aku kesempatan untuk bisa menaikkan derajatku, gitu aja...Maka kesadaran yang utama yang kita bangun disini (KC) adalah kesadaran kejelataan bukan kesadaran kebesaran, kesadaran sebagai manusia biasa. Mari kita bersyahadat bahwa kita manusia, supaya kita lulus jadi manusia. Kalau anda lulus jadi manusia, anda akan lulus jadi rakyat. Kalau anda lulus jadi rakyat, anda akan jadi pemimpinnya rakyat(CN).(KC-0107)









Mengabdi dan berkorban, Qurban itu satu metode untuk mendapatkan kedekatan. Adjective-nya taqqorub, pelakunya qorib, kalau lebih dekat namanya akrab atau aqrob. Qurban adalah metodologi sosial untuk memperoleh sesuatu yang semula belum dekat menjadi lebih dekat.









Kita bukan orang yang ingin menggantikan siapa-siapa. Kita adalah orang yang mimpinya cuma satu, ialah rakyat benar-benar hidup sesuai dengan haknya, siapapun yang melakukan itu





Catatan Kecil Dari Redaksi
14 April 2009, 10:57:27
Warna-warni Cinta
Ditulis Oleh: Adi

Misalnya kalau tarikan cinta kita kepada Allah digambarkan sebagai vektor vertikal dan tarikan ... [detail] ...
04 March 2009, 10:19:51
Pilihan Atau Pilihan
Ditulis Oleh: Adi

Sepintas judul diatas mungkin bisa dianggap bahwa catatan kali ini tentang pemilu yang ... [detail] ...

Man Of The Match
Mohammad Natsir Yang Konsisten

Mohammad Natsir lahir di Jembatan Berukir, Alahan Panjang Kebupaten Solok, pada hari Jumat tanggal 17 Juli 1908 bertepatan dengan tanggal 17 Jumadil Akhir 1326 Hijriah. Kedua orang tuanya berasal dari Maninjau. Ayahnya Idris Sutan Saripado seorang pegawai pemerintah dan pernah menjadi asisten demang di Bonjol. Ibunya bernama Kadijah.

Sampai kelas dua Sekolah Rakyat,


Serambi
23 March 2009, 12:56:59
Hidup Itu Di Hati
Emha Ainun Nadjib

Manusia hidup dari hatinya. Manusia bertempat tinggal dihatinya. Hati adalah sebuah perjalanan panjang. ... [detail] ...
23 February 2009, 14:38:41
1 Tamparan 3 Pertanyaan

Ada seorang pemuda yang lama sekolah di luar negeri. ... [detail] ...

Podjok Media
24 July 2009, 10:28:34
Gontor Itu Indah
Ditulis Oleh: Red/Tempo

Di pesantren gontor setiap anak berlatih membangun privacy, mendengarkan kesunyian diri. keistimewa- annya: ... [detail] ...
30 June 2009, 10:32:55
Lakon Politik Pak Kanjeng
Ditulis Oleh: Nirwan Dewanto

Pak kanjeng, monolog karya Emha Ainun Nadjib, ... [detail] ...

Polling KC
Apakah anda setuju dengan akan diadakannya Maiyah Se-Nusantara?
Setuju
Antara Setuju & Tidak Setuju
Tidak Setuju
Lain-lain


View results
Version 2.07

Agenda
Calendar Script
March 2010
S M T W T F S
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31

Link
Bangbang Wetan
Kiai Kanjeng
maiyahKC
PadhangMbulan
Taman Ismail Marzuki
Copyright © 2008 By www.kenduricinta.com All rights reserved